Semangat Maju Terus Pantang MACET

Jangan sesali hari kemarin, jangan takut menatap masa depan, syukurilah hari ini

Bagaimana Melakukan Visualisasi yang Benar?

Posted by dhin pada 25 Januari 2009

Bagaimana Melakukan Visualisasi yang Benar?

Download PDF

Perhitungan Mental adalah cara menghitung dengan hanya menggunakan Otak manusia, tanpa dengan bantuan peralatan yang lain. Kunci utama dalam pehitungan mental ini adalah Visualisasi (visualization) dari proses manipulasi operasi perhitungan. Sekarang yang menjadi pertanyaan kita adalah bagaimana cara melakukan visualisasi ini secara benar, sehingga hasil yang diinginkan dapat tercapai?. Banyak lembaga mental aritmatika tidak mengajarkan hal ini secara benar kepada siswanya, sehingga apa yang dicapai hanya bersandarkan pada tingkat ketekunan siswanya sendiri. Untuk menjelaskan hal ini secara lengkap akan dimulai dengan uraian latar belakang dari visualisasi ini sebagai suatu bentuk meditasi konsentrasi.

A. Meditasi Konsentrasi

Kata ‘meditasi’ [meditation] didefinisikan sebagai “praktek berpikir secara mendalam dalam keheningan, terutama untuk alasan keagamaan atau untuk membuat batin tenang.” (Oxford Advanced Learner’s Dictionary). Dalam kamus yang bersifat umum ini, ‘meditasi’ dianggap sebagai proses ‘berpikir’. Ini hampir sama dengan ‘kontemplasi’ yang didefinisikan secara persis sama. Pada dasarnya, ‘meditasi’ adalah “pemusatan perhatian pada suatu obyek batin secara terus menerus”. Memang ada obyek-obyek meditasi tertentu yang berupa pikiran atau ide/konsep, sehingga terjadi tumpang tindih dan tidak dapat dibedakan secara tegas antara ‘meditasi’ dan ‘kontemplasi’. Salah satu bentuk dari meditasi yang umum adalah Meditasi Konsentrasi. Dalam Meditasi Konsentrasi ini, perhatian pemeditasi dipusatkan pada satu obyek meditasi, dengan tujuan (spiritual) untuk memperoleh ketenangan di dalam tingkat-tingkat kesadaran yang lebih tinggi [altered states of consciousness]. Di sini, pemeditasi memusatkan batinnya pada suatu hal, seperti doa, suatu kotak, suatu mantra, suatu nyala lilin, suatu gambar religius atau apa pun, dan menyingkirkan semua pikiran dan persepsi yang lain dari kesadarannya. Apabila yang dipakai sebagai objek konsentrasi tersebut adalah suatu gambaran visual, maka meditasi konsentrasi ini disebut sebagai proses visualisasi. Cara ini banyak digunakan dalam Budhisme Tibet. Dalam penerapannya untuk hal-hal praktis, visualisasi ini dapat digunakan untuk memotivasi diri sendiri, untuk membantu menguasai suatu skill tertentu, atau untuk merencanakan sesuatu hal secara menyeluruh. Dalam artikel ini, proses visualisasi digunakan agar kita dapat menguasai perhitungan mental dengan cepat dan benar.

B. Visualisasi

Proses Visualisasi untuk perhitungan mental ini dimulai dengan siswa mengerjakan perhitungan soal tertentu secara tertulis dengan menggunakan Metode Horisontal. Perhitungan dilakukan sampai diperoleh hasil yang benar, kemudian soal-soal yang diberikan harus diingat-ingat oleh siswa. Bila perhitungan secara tertulis ini telah dilakukan dengan sempurna, maka siswa telah siap melakukan proses visualisasi. Untuk melakukan proses Visualisasi secara benar untuk menguasai perhitungan mental, ikutilah enam langkah berikut :

Selengkapnya… Silahkan Download


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: